Kamis, 07 Januari 2010

Buat apa ke gereja ?


Mayoritas penduduk di Eropa adalah orang Kristiani. Walaupun demikian, berdasarkan jejak pendapat yang pernah dilakukan di Jerman, hanya satu dari sepuluh orang yang pergi ke gereja. Lebih dari 90 % umat Kristiani di sana tidak mau ke gereja lagi, sebab mereka tidak merasa mendapatkan sesuatu manfaat dari gereja.


Seorang filsuf ateis, Fredrich Nietzche, pernah ditanya mengapa ia mempunyai pandangan yang sangat negatif terhadap umat Kristiani. Ia menjawab, “ Saya akan bisa percaya pada Tuhan bila mereka yang mengaku Kristen, sedikitnya lebih terlihat kelakuannya sebagai orang Kristen”.


C.S. Lewis, seorang penulis Kristiani yang terkenal, pernah menulis bahwa gereja bagi dia bukanlah sarana penolong yang lebih bisa mendekatkan diri kepada Tuhan, bahkan sebaliknya menjadi “penghambat” !


Gereja adalah tempat kita bisa pamer, entah pamer pakaian, mobil, status, harta atau bakat. Gereja juga secara tidak langsung telah menjadi bursa untuk bertukar gossip. Di samping itu harus diakui bahwa melalui gereja kita bisa dengan mudah mendapatkan jodoh atau setidaknya akan dilihat oleh tetangga sekampung bahwa kita ini orang saleh, yang setiap minggu taat ke gereja.


Oleh sebab itu daripada nambah dosa, lebih baik diam di rumah. Sebab apa yang bisa kita dapatkan di gereja, bisa kita dapatkan juga di rumah. Ingin ikut kebaktian mulai dari bahasa inggris sampai bahasa Indonesia, semuanya lengkap di tayangan televisi. Berdoa dan membaca Alkitab bisa kita lakukan di rumah. Jadi tidak harus di gereja. Ingin mendengarkan Khotbah tinggal beli kasetnya, ingin memuji Tuhan tinggal beli VCD lagu-lagu rohani. Lengkaplah sudah. Apa yang kita lakukan di gereja bisa kita lakukan juga di rumah. Lebih dari itu bukankah Tuhan ada dimana-mana ?? atau, Tuhan hanya bisa ditemui di gereja ??


Apa sebenarnya yang kita dapatkan di gereja ?? kita pergi ke gereja bukannya ingin melihat kepalsuan, dan kita juga tidak ingin dibelenggu mati oleh bermacam-macam doktrin. Di samping itu, kita juga tidak butuh hiburan yang disajikan oleh gereja. Dan tanyalah pada diri sendiri, “ Apakah nasib anda menjadi lebih baik setelah mengunjungi gereja selama bertahun-tahun ??

Apakah pergi ke gereja merupakan satu persyaratan mutlak untuk bisa masuk surga ?? apakah gereja itu benar-benar satu kebutuhan mutlak bagi orang Kristiani yang sudah percaya ? dan, tanyalah dengan jujur sudah berapa kali kita mendengar bahwa banyak orang merasa dikecewakan oleh gereja atau mendapatkan pengalaman pahit di gereja, sehingga tidak mau lagi menginjakkan kaki lagi di gereja.


Oleh karena itu, sebelum kita ke gereja pada hari minggu yang akan datang, renungkanlah dahulu : “Apa sebenarnya yang bisa Anda dapatkan dari gereja selain (member) upeti sebanyak perpuluhan yang wajib dibayarkann ?!”


Kalau anda tidak bisa menjawab pertanyaan diatas, lebih baik anda memanfaatkan waktu untuk bermain Golf atau jalan-jalan ke puncak – daripada ke gereja !!!



Ps. D

Youth Pastor

GBI Rayon 1-H

Tidak ada komentar:

Posting Komentar